
Pagaralam 2011
Tahun 2011 ini Bidang Teknologi Karakterisasi Sumberdaya Alam PTISDA BPPT menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Pagaralam. Kerjasama ini adalah dalam lingkup kajian terhadap sebaran sumberdaya alam di wilayah administrasi Kota Pagaralam.
Tim dari Bidang Karakterisasi memaulai kegiatan pada minggu ketiga bulan Juli 2011, dengan melakukan kunjungan ke Pagaralam. Tim terdiri dari Heri Sadmono, Hartanto, Hari Wibowo dan Arief Purwanto.
Dalam kunjungan ini ada beberapa tujuan, yaitu: melakukan koordinasi dengan Pemko dibawah Bidang Adminsitrasi Sumberdaya Alam pimpinan Bapak Najamudin, dan Kasubbag Bidang Penggalian Potensi Sumberdaya Alam Ibu Nyayu Dwi Lusiana. Berikutnya yaitu mengumpulkan data sekunder dari berbagai dinas terkait sumberdaya alam, tim terdiri dari pak Heri dan mas Arief yang didampingi langsung oleh Bapak Najamudin dan bu Lusi.
Sementara itu tim lain terdiri dari Hartanto dan Hari Wibowo melaksanakan survey dan pengumpulan data primer ke lapangan, didampingi oleh Bapak Alpian dari Pemko. Survey lapangan mencoba memetakan langsung lokasi-lokasi sumberdaya alam dalam sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata.
Kunjungan ke berbagai lokasi di seluruh kecamatan dalam wilayah Pagaralam didasari dari berbagai informasi terkait sektor yang dimaksud. Juga didasari oleh informasi dari masyarakat pada sekitar lokasi yang didatangi.
Penggunaan citra satelit dan penentu lokasi (GPS) sangat membantu dalam mengidentifikasi obyek. Keberagaman obyek tutupan lahan pertanian dan perkebunan cukup tinggi karena sebagian besar wilayah diolah oleh masyarakat setempat. Walaupun tanaman kopi terlihat menjadi dominan di berbagai daerah, terdapat juga tanaman lain seperti coklat, lada, kayumanis, cengkeh dan kelapa. Komoditas pertanian terlihat dominan di daerah desa Kerinjing, Kecamatan Dempo Utara. Pertanian yang tergolong upland agriculture terlihat cukup baik.
Sedangkan pada bidang pariwisata terdapat banyak peninggalan lama (megalithikum) di banyak tempat, seperti megalit Tanjung Aro, Belumai, Tegur Wangi dan lain-lain. Ada juga rumah adat asli, dikenal dengan rumah tradisional Besemah, di beberapa tempat. Dan salah satu yang juga menarik adalah keberadaan air terjun di banyak tempat. Beberapa lokasi air terjun telah tertata rapi, sementara masih banyak lainnya yang juga berpotensi untuk pariwisata
Kegiatan survey kali ini adalah sebagai bahan analisis lebih lanjut mengenai keberadaan sumberdaya alam secara keruangan (spatial). Hasil analisis akan dipaparkan pada kesempatan berikut di kota Pagaralam, dan direncakan dalam bentuk workshop yang melibatkan semua sektor terkait.
Beberapa lokasi survey dapat dilihat dengan klik disini.











Komentar