
Kerjasama PTISDA dan Balitbangda Kabupaten Kampar Riau
Tahun 2011 ini PTISDA BPPT bekerjasama dengan Balitbangda (Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah) Pemda Kabupaten Kampar Provinsi Riau dalam kegiatan Pemetaan Kesesuaian Lahan dan Perwilayahan Komoditas Unggulan Pertanian/Perkebunan.
Kabupaten Kampar telah dikenal luas (luasannya mencapai 1.146.228,9 hektar terbagi menjadi 21 Kecamatan) sebagai penghasil komoditas yang bernilai ekonomi tinggi, seperti kelapa sawit dan karet.
Untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan diperlukan suatu kajian wilayah untuk memperoleh wilayah pengembangan potensial, yang selanjutnya akan disusun dalam Peta Pewilayahan dan Pengembangan Komoditas.
Kegiatan ini bertujuan untuk:
- Menyusun Peta kesesuaian lahan untuk beberapa komoditas unggulan pangan, hortikultura, dan perkebunan di Kabupaten Kampar;
- Menyusun peta zonasi komoditas pangan, hortikultura dan perkebunan untuk pengembangan;
- Penyediaan data mengenai sumberdaya lahan di Kabupaten Kampar;
- Penyediaan narasi potensi sumberdaya lahan.
Komoditas yang dianalisis adalah:
Pertanian:
- Pangan: Padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang ijo, ubi kayu, ubi jalar
- Hortikultura:
- Sayur: Kacang panjang, cabe, terung, mentimun;
- Buah: Jeruk siam, durian, nenas, pisang, duku, rambutan, mangga
Kebun: Kelapa sawit, karet, gambir, kelapa, kakao
Hutan: Jabon, sengon
Pewilayahan komoditas unggulan pertanian disusun berdasarkan potensi lahan hasil evaluasi kesesuaian lahan potensial, penggunaan lahan saat ini (existing landuse) dan peta kawasan hutan dari Dinas Kehutanan. Hasil pewilayahan ini berupa peta untuk menunjukkan penyebaran spasialnya dan dalam jumlah luasannya disajikan dalam bentuk tabel. Pewilayahan komoditas unggulan pertanian ini menghasilkan beberapa wilayah potensi, yaitu (1) wilayah potensi tinggi, (2) wilayah potensi cukup tinggi, (3) wilayah potensi sedang, (4) wilayah potensi rendah, dan (5) wilayah potensi sangat rendah.
Peta zonasi yang dihasilkan adalah:
- Aktual (sesuai dengan kondisi fisik)
- Potensial (aktual yg di-treatment pemupukan, dll)
- Pewilayahan ( dikelompokkan per kelompok: Pangan, Sayur, Buah-buahan, Kebun, Hutan)
- Neraca (ketersediaan lahan saat ini)
Staf Bidang Karakterisasi yang terlibat dalam kegiatan ini adalah: Mubekti (koordinator kegiatan), Hari Wibowo, Suryanto, Fauziah AlHasanah, Bambang Winarno, Eko Kustiyanto, Laju Gandharum, dan Diana Emilia.
Foto kegiatan dapat dilihat pada slide berikut ini:
This slideshow requires JavaScript.
-6.589166
106.792999
Like this:
Like Loading...
Komentar